MQ Peduli Umat dan Pemkot Depok Kolaborasi Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

MQ Peduli Umat melalui unit pembinaan keumatan Markas Dirosah Qur’an (MDQ) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Depok dalam Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an (PBHA). Kolaborasi ini sejalan dengan visi yayasan MQ peduli umat, memberikan manfa’at seluas-luasnya bagi masyarakat di bidang pendidikan Al Qur’an khususnya warga Depok, dengan tujuan semakin banyak yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Dengan Metode Murid 3 bulan bisa baca Al Qur’an

Sebagai tahap awal, sebanyak 7 Sekolah Dasar Negeri di Kelurahan Baktijaya, Kota Depok ditetapkan sebagai pilot project pelaksanaan Program PBHA. Para siswa akan dibimbing dengan metode Murid (Mudah Bertajwid) yang menekankan prinsip cepat, mudah, dan berkah, dengan target 3 bulan bisa baca Al Qur’an, sehingga diharapkan dengan metode ini dapat mempercepat turunnya angka buta huruf Al Qur’an di kota Depok.

Selain itu juga, sebagai penunjang program ini, yayasan MQ peduli menyiapkan para guru Qur’an yg kompeten & sudah tersertifikasi metode murid.

Pertemuan pertama antara MQ Peduli Umat dan Pemerintah Kota Depok digelar pada Rabu, 20 Agustus 2025 di Kantor Pemkot Depok. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Depok menegaskan dasar lahirnya program ini berangkat dari hasil survei yang menunjukkan masih tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Kota Depok. “Tentu harapan kami dengan adanya program ini, angka buta huruf Al-Qur’an bisa berkurang bahkan hilang sama sekali. Depok harus menjadi kota yang masyarakatnya terbebas dari buta huruf Al-Qur’an,” ujar Wali Kota.

Ke depan, program ini akan diperluas ke berbagai lembaga pendidikan, masjid, serta instansi di semua tingkatan di Kota Depok. Dengan melibatkan guru ngaji dan ustadz  yang telah dibekali metode Murid, MQ Peduli Umat bersama Pemkot Depok optimis dapat menghadirkan generasi Qur’ani serta mewujudkan Depok sebagai Kota Al-Qur’an yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan kehidupan masyarakat.


Teks : Widina

Foto : Ibnu Al Kharis

Penyunting : Miftah Farid