Supervisi Guru Al-Qur’an Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an (PBHA)

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an dan memastikan standar pengajaran yang baik sesuai dengan SOP metode murid, Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an (PBHA). Yayasan MQ Peduli Umat  melaksanakan kegiatan Supervisi Guru Al-Qur’an yang berlangsung pada tanggal 21–24 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dengan jadwal dua sekolah setiap harinya, mencakup seluruh 7 sekolah yang menjadi bagian dari program PBHA. Supervisi ini dipimpin langsung oleh para supervisor yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Sholihien Hadziq, S.H.I., M.P.I., Ustadz Zainal Muttaqien, K.H. Ghufron Hasan, S.Ag., M.Ikom, Ustadz Acep Miptahudin, S.H., dan Ustadz Agus Miftah Farid, S.Pd.

Tujuan utama dari supervisi ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an, membantu guru dalam mengembangkan kompetensi dan profesionalisme, serta memastikan seluruh proses pengajaran berjalan sesuai dengan standar dan metode yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, para supervisor tidak hanya melakukan penilaian terhadap kinerja guru, tetapi juga memberikan pembinaan, pengenalan tingkat kompetensi, serta bimbingan teknis agar para guru dapat mengajar dengan lebih efektif dan inspiratif di dalam kelas.

Pelaksanaan supervisi dilakukan dengan mengacu pada tiga standar utama, yaitu: persiapan (kesiapan guru dalam merancang pembelajaran), penampilan (teknik mengajar dan penerapan metode pembelajaran Al-Qur’an), serta penilaian proses dan hasil akhir (evaluasi keberhasilan murid dalam memahami dan membaca Al-Qur’an). Supervisi besar seperti ini dilakukan dua kali dalam tiga semester selama kegiatan belajar mengajar program PBHA berlangsung. Selain itu, tim pelaksana program juga rutin melakukan supervisi harian sebagai bahan evaluasi dan pemantauan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program di setiap sekolah, guna memastikan tujuan besar pemberantasan buta huruf Al-Qur’an dapat tercapai secara optimal.

Teks : Widina

Media Foto : Ibnu Al Kharis